Header Ads

home ads

Simak Definisi dan Cara Mudah Ajukan Klaim Asuransi Bagi Nasabah


 

Image : istockphoto.com


Mengingat setiap orang memiliki risiko mengalami penyakit ataupun risiko kehilangan sesuatu yang berharga di masa depan, maka perlu untuk mengetahui lebih detail mengenai kegunaan dan cara klaim asuransi dengan mudah. Dengan mengetahui cara klaim asuransi, maka Anda akan mendapatkan jaminan perlindungan dari beberapa risiko tanpa harus memakan waktu lama. .

Lantas, tahukah Anda, mengenai definisi klaim asuransi dan bagaimana cara pengajuan klaim asuransi tersebut?

Definisi tentang klaim asuransi

Sebelum Anda mengetahui bagaimana cara mengajukan klaim asuransi yang biasanya ditawarkan oleh perusahaan asuransi, ada baiknya ketahui terlebih dahulu mengenai apa itu klaim asuransi. Nah, klaim asuransi sendiri merupakan suatu tuntutan dari pihak tertanggung (nasabah) dengan meminta pembayaran ganti rugi kepada pihak asuransi berdasarkan kontrak perjanjian kedua belah pihak. Adapun pembayaran ganti rugi ini bisa dilakukan jika pembayaran premi telah dilakukan oleh pihak nasabah.

Umumnya, klaim asuransi ini memiliki fungsi dan tujuan antara lain seperti berikut ini :

● Sebagai pengalihan risiko

Adanya klaim jaminan perlindungan ini berguna untuk pengalihan risiko bagi pihak nasabah ketika mengalami ancaman bahaya kecelakaan atau mengalami kerugian tertentu. Dengan adanya asuransi, maka risiko dapat dialihkan ke pihak asuransi dengan syarat nasabah rutin membayarkan premi.

● Dapat membayarkan uang ganti rugi

Fungsi klaim asuransi juga dapat membayarkan uang ganti rugi jika sewaktu – waktu Anda mengalami peristiwa yang merugikan. Misalnya, ketika terjadi kebakaran rumah, pencurian, dan lain-lain. Meskipun uang ganti rugi tidak 100% dibayarkan, namun adanya asuransi dapat meringankan kondisi keuangan.

● Berguna untuk membayar santunan

Seperti pada asuransi jiwa yang ditawarkan PT FWD Insurance Indonesia, klaim asuransi ini dapat digunakan untuk membayar santunan kepada nasabah jika sewaktu – waktu mengalami kondisi tertentu seperti kecelakaan dan lain - lain. Adapun nilai santunannya sendiri biasanya berdasarkan pada perjanjian antara kedua belah pihak (nasabah & pihak asuransi).


Bagaimana cara mengajukan klaim asuransi?


Pada umumnya, setiap perusahaan asuransi memiliki syarat dan ketentuan yang hampir sama dalam proses pengajuan klaim asuransi. Sebagai contoh jika Anda menggunakan produk asuransi FWD Insurance Indonesia, maka Anda bisa mengajukan klaim asuransi melalui fitur eServices di FWD MAX.

Tidak hanya mengajukan klaim, di fitur ini Anda juga bisa melakukan pengecekan status klaim. Bahkan, Anda juga bisa dengan mudah melihat status dari klaim asuransi yang diajukan.

Hal – hal yang mengakibatkan nasabah gagal mengajukan klaim asuransi


Meskipun cara klaim asuransi terbilang mudah dilakukan, namun tak sedikit orang yang mengalami kesulitan lantaran ada beberapa faktor kendala. Beberapa hal yang biasanya menjadi penyebab gagalnya klaim asuransi antara lain sebagai berikut :

● Polis asuransi nasabah sudah tidak aktif.

● Proses pengajuan klaim asuransi melebihi batas waktu yang ditentukan pihak layanan.

● Tidak lengkapnya dokumen dalam proses pengajuan klaim asuransi.

● Nasabah menyembunyikan riwayat penyakit saat membeli klaim asuransi.

● Klaim ajuan termasuk dalam pengecualian.

● Pemegang polis asuransi terbukti melanggar hukum.

● Terbukti melakukan tindakan kejahatan asuransi, seperti kebohongan atau sabotase.

Demikianlah informasi penting mengenai definisi dan cara mudah dalam pengajuan klaim asuransi sebelum memilih produk asuransi di perusahaan tertentu. 
 
 
 

Tidak ada komentar